Cerita Anak Perantauan Diusir Dari Kos, Diammu Itu Pedihku
KOLASEILMU.com - Sreeek... sreeek... sreeek... Suara sapu lidi di pagi hari membangunkan tidur kami yang sedang terlelap dalam mimpi. Dengan sontak kaget aku dan sahabatku pun terbangun, sadar karena paman yang mempunyai kontrakan rumah kami datang dan menyapu halaman. Kontrakan kami memang cukup berantakan. Wajarlah, karena sejatinya kami adalah laki-laki tangguh yang cuek dan acuh tak acuh. Paman pemilik kontrakan kami tinggal cukup jauh dari kontrakan, tetapi beliau rutin menjenguk kontrakan pada setiap hari Jum’at pagi, sekaligus ziarah ke kuburan orang tuanya. “Sudah lama datangnya man?” dengan senyum segan kami menyapa paman kontrakan yang sedang menyapu halaman rumah. Sepertinya pagi itu wajah paman agak sinis melihat kami. “Enggak, tadi paling baru lima menit. Ayo bantu paman menyapu halaman rumah!” “Iya man,” serentak kami menjawab ajakan paman tadi. Paman Inas, itulah nama panggilannya. Dia adalah pria be...